Ada orang yang menganggap bahwa “Nama Tuhan” tidaklah terlalu penting untuk dipermasalahkan di dalam kekristenan dibandingkan dengan pelayanan penginjilan bagi jiwa-jiwa yang terhilang, mengingat masih banyak orang yang belum mengenal nama Sang Juruselamat dan mereka masih lebih perlu diselamatkan, apalagi sampai menimbulkan permasalahan besar di dalam gereja, namun di sisi lain ada juga orang yang beranggapan bahwa “Nama Tuhan” merupakan sesuatu yang sangat penting untuk dipermasalahkan, karena ini menyangkut suatu Pribadi. Dengan salah menyebut nama, berarti pribadi yang diagungkan dan disembah akan berbeda pula.
Dan pertanyaan besar ini muncul, “TUHAN, siapakah nama-Mu??”
Harapan penulis, sebelum membaca buku ini, taruhlah sikap hati dalam posisi yang netral, dan sediakanlah tempat bagi Roh Kudus untuk memberi hikmat, agar kita dapat memahami dan mengerti isi buku ini dengan baik. Buku ini akan menuntun pembaca menemukan jawaban dari pertanyaan besar ini, dan secara teologis, selangkah demi selangkah, menuntun kita untuk mengenal lebih dekat siapakah Tuhan sebenarnya, sehingga umat Tuhan dapat mengenal Dia dan memuliakan nama-Nya!
|
|